Menu

Mode Gelap
Kendaraan Dinas Kades Danasari Diduga Nunggak Pajak, Data Cek Pajak Tunjukkan Belum Lunas Lima Bakal Calon Ramaikan Pilkades Danasari 2026, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 4 September 2026 Wisuda XXIII Jadi Momentum Bersejarah, INSIP Pemalang Bersiap Menuju Universitas Islam Pemalang BRI Cabang Pemalang Berikan Bantuan 4 Mesin Perahu dan Dana Rp23 Juta untuk Nelayan Tanjungsari Dari Halaman Becek Jadi Nyaman, BRI Peduli Dukung Aktivitas Santri MDA Rodliyatul Uqul BRI Peduli Hadirkan Tempat Belajar Lebih Nyaman di MDA Walisongo Kebongede, Santri: Belajar Jadi Lebih Nyaman dan Fokus

Pantura

Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Pemalang Berlangsung Khidmat, Tegaskan Penguatan Nilai Kebangsaan

badge-check


					Foto Resmi Medsos Kesbangpol pemalang. Perbesar

Foto Resmi Medsos Kesbangpol pemalang.

SINARJATENG.COM – Langit pagi di kawasan Pendopo Kabupaten Pemalang pada Senin (1/6/2026) tampak tenang dan bersih, namun menghadirkan suasana kebangsaan yang kuat saat Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 digelar dengan penuh khidmat.

Deretan peserta upacara berdiri tegap dalam hening yang tertib, menyambut momen sakral yang menjadi refleksi ideologi bangsa.

Upacara dipusatkan di halaman Pendopo Kabupaten Pemalang dan dipimpin langsung oleh Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah terhadap penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa.

Sejak rangkaian dimulai, suasana tertib terlihat dari barisan peserta yang terdiri dari Forkopimda, ASN, perangkat daerah, unsur TNI-Polri, serta berbagai elemen masyarakat. Setiap tahapan berlangsung sesuai susunan acara nasional, mulai dari penghormatan umum, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pembacaan teks Pancasila yang menggema di area pendopo.

Amanat Bupati Pemalang, menekankan bahwa Pancasila bukan sekadar simbol negara, melainkan nilai hidup yang harus tercermin dalam kebijakan, pelayanan publik, serta perilaku sosial sehari-hari. Penguatan nilai gotong royong, persatuan, dan toleransi menjadi kunci menjaga harmoni di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut penguatan karakter kebangsaan agar tidak tergerus oleh perbedaan pandangan maupun kepentingan sempit. Pancasila dipandang sebagai fondasi yang menyatukan keberagaman sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Pemalang, menegaskan komitmen untuk terus menginternalisasi nilai Pancasila melalui berbagai program pembangunan dan penguatan karakter aparatur serta masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan.

Upacara berlangsung tertib hingga akhir kegiatan dan ditutup dengan suasana penuh penghormatan.

Momentum ini kembali menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan nilai hidup yang terus menjaga persatuan bangsa dari tingkat daerah hingga nasional.***

(Slamet Febriansyah)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kendaraan Dinas Kades Danasari Diduga Nunggak Pajak, Data Cek Pajak Tunjukkan Belum Lunas

12 September 2026 - 16:15 WIB

Lima Bakal Calon Ramaikan Pilkades Danasari 2026, Pendaftaran Masih Dibuka hingga 4 September 2026

1 September 2026 - 21:00 WIB

Trending di Pantura