SINARJATENG.COM – Pemalang Pemerintah Kabupaten Pemalang kembali memiliki Sekretaris Daerah (Sekda) setelah Bagus Sutopo, S.STP., M.A.P., resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya oleh Bupati Pemalang Anom Widiyantoro di Pendopo Kabupaten Pemalang.
Jumat sore (10/7/2026), Pelantikan tersebut menjadi momentum memperkuat birokrasi agar mampu bergerak lebih cepat, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Bupati Anom Widiyantoro menegaskan, Sekretaris Daerah memegang peran sentral sebagai penggerak birokrasi sekaligus penghubung seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Koordinasi yang kuat dinilai menjadi kunci agar setiap kebijakan pemerintah berjalan efektif dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Bagus Sutopo diminta menjadi teladan penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dengan membangun budaya kerja yang profesional, berintegritas, inovatif, serta akuntabel.
Bupati juga meminta seluruh OPD memperkuat sinergi dan meninggalkan pola kerja sektoral demi mempercepat pelaksanaan program pembangunan.
“Jadilah teladan menerapkan nilai-nilai ASN BerAKHLAK. Bangun budaya kerja yang inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Perkuat koordinasi dengan seluruh perangkat daerah agar setiap program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Anom.
Menurut Bupati Anom Widiyantoro, tantangan pembangunan Kabupaten Pemalang masih cukup berat. Keterbatasan fiskal, percepatan transformasi digital, hingga capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 69,47 yang masih terendah di Jawa Tengah menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Hendro Johan Kusuma atas pengabdian selama menjalankan tugas sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang.
Setelah pelantikan, Bagus Sutopo menyatakan siap menjalankan amanah tersebut. Kolaborasi antarlembaga pemerintah hingga lintas sektor, menurut Bagus, menjadi fondasi penting untuk mempercepat pembangunan daerah.
“Kami berharap kolaborasi tidak hanya terbangun di lingkungan ASN, tetapi juga lintas sektor. Semoga seluruh elemen tetap guyub rukun membangun Kabupaten Pemalang,” kata Bagus.
Bagus menegaskan keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. Birokrasi, menurutnya, harus mampu bekerja lebih efektif, efisien, dan inovatif sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
Pelantikan Sekretaris Daerah yang baru diharapkan memperkuat koordinasi pemerintahan, mempercepat reformasi birokrasi, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan pembangunan Kabupaten Pemalang. ***
(Slamet Febriansyah)









