SINARJATENG.COM – PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serentak se-Kabupaten Pemalang di Gedung RGP Pemalang, pada Selasa (26/5/2026).
Kegiatan konsolidasi partai tersebut berlangsung meriah dengan dihadiri ribuan kader dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pemalang.
Sejak pagi hari, area Gedung RGP dipenuhi kader, pengurus partai, hingga simpatisan yang datang mengikuti jalannya Musancab.
Suasana penuh semangat dan kekompakan tampak mewarnai kegiatan yang menjadi bagian penting dalam penguatan organisasi menuju periode 2026-2031.
Musancab dihadiri jajaran DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pemalang, pengurus PAC, serta ribuan kader dari tingkat ranting hingga anak cabang.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang, Indianto, mengatakan pelaksanaan Musancab serentak tersebut membutuhkan anggaran sekitar Rp270 juta. Meski melibatkan ribuan peserta, seluruh rangkaian acara berjalan tertib dan penuh khidmat.
“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan penuh khidmat. Antusiasme kader pada kesempatan hari ini sangat luar biasa,” ujarnya.
Menurut Indianto, Musancab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum memperkuat soliditas dan militansi kader di tingkat bawah sebagai ujung tombak perjuangan partai.
“Yang terpilih harus menyiapkan mental militansi, jiwa dan raga untuk terus berjuang satu barisan. Kader adalah bagian dari rantai yang tidak boleh rapuh, harus tetap solid bersama PDI Perjuangan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir sejumlah tokoh senior PDI Perjuangan dan anggota legislatif, di antaranya H. Junaedi, Slamet Efendi, Wasisto, Agung Dewanto, Hj. Irna Setiawati, serta Putro Negoro Rekthosetho.
Hadir pula anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pemalang.
Pada kesempatan itu, H. Junaedi menegaskan pentingnya menjaga soliditas partai di tengah dinamika demokrasi internal organisasi.
Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh proses pemilihan, tetapi juga kemampuan seluruh kader menjaga persatuan pasca keputusan organisasi ditetapkan.
“Soliditas menjadi hal paling penting untuk merajut kemenangan yang akan datang. Seluruh jajaran diharapkan tetap menjaga semangat dan kekompakan,” kata Junaedi.
Ia menambahkan, seluruh kader memiliki kedudukan yang sama sebagai bagian dari keluarga besar partai. Perbedaan hanya terletak pada ruang tugas dan bentuk pengabdian masing-masing kader.
“Kader derajatnya sama. Perbedaan hanya pada tempat dan bentuk pengabdian,” ujarnya.
Menurutnya, dinamika dalam Musancab merupakan bagian dari mekanisme demokrasi internal yang berjalan secara wajar. Namun hasil dari proses tersebut tidak boleh menimbulkan sekat di antara kader.
“Musancab melahirkan kader terpilih dan belum terpilih. Di manapun posisi berada, tetap bagian dari keluarga besar partai,” tambahnya.
Pelaksanaan Musancab serentak ini menjadi penegasan komitmen PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang dalam memperkuat konsolidasi internal, menjaga soliditas organisasi, serta membangun kekuatan politik menuju agenda perjuangan partai ke depan. (Slamet Febriyansyah)***








