Menu

Mode Gelap
Fahmidh Dhuha: Wacana “Percepatan Sejarah” Jangan Jadi Spekulasi Politik Tak Ada Alasan! Anggota DPR Rizal Bawazier Minta Aparat Segel Outlet HWG Pemalang Unik! Upacara HUT ke-81 RI di Kampung Gang Presiden Puntan: Dari Kostum Daur Ulang Sampah hingga Eksistensi “Emak-Emak” Jaga Kebugaran dan Kekompakan, Karyawan BRI Pemalang Main Sepak Bola Bersama di Sragi Karyawan BRI Pemalang Jaga Kebugaran dan Kekompakan Lewat Badminton Bersama Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Pantura

Pemalang Perkuat Program Kota Sehat 2027, Matangkan 136 Indikator Penilaian

badge-check


					Pemalang Perkuat Program Kota Sehat 2027, Matangkan 136 Indikator Penilaian Perbesar

Pemalang Perkuat Program Kota Sehat 2027, Matangkan 136 Indikator Penilaian

SINARJATENG.COM – Pembahasan program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) di Kabupaten Pemalang kembali digelar melalui rapat koordinasi Tim Pembina KKS. Forum tersebut menjadi langkah penguatan kerja lintas sektor dalam menyiapkan capaian penilaian tahun 2027.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pemalang, Tim Pembina dari Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Nanang, serta Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Atik. Kehadiran berbagai unsur ini memperkuat sinergi pelaksanaan program KKS di daerah.

Nanang menegaskan, program Kabupaten/Kota Sehat berjalan dengan pola pembinaan dan penilaian yang terjadwal. Tahun genap difokuskan untuk pembinaan, sementara tahun ganjil digunakan untuk penilaian capaian daerah.

“Di tahun genap dilakukan pembinaan, sedangkan tahun ganjil dilakukan penilaian Kabupaten/Kota Sehat,” ujarnya.

Lebih lanjut dijelaskan, penilaian KKS mengacu pada sembilan tatanan utama dengan 136 indikator yang harus dipenuhi secara berjenjang. Proses dimulai dari desa atau kelurahan, kemudian kecamatan, hingga kabupaten, sebelum masuk tahap verifikasi di tingkat provinsi dan Nasional.

“Setiap indikator dijalankan dari tingkat bawah, kemudian dilakukan penilaian berjenjang sampai ke tingkat nasional,” jelasnya.

Kabupaten Pemalang pada 2025 kembali meraih predikat Padapa. Sebelumnya, capaian serupa juga diraih pada 2023, serta pernah mencapai tingkat Wiwerda pada 2015.

“Harapan ke depan, pada 2027 Pemalang bisa naik tingkat, baik Wiwerda maupun Wistara,” katanya.

Sejumlah sektor menjadi perhatian dalam penguatan program, mulai dari pasar, pariwisata, industri, hingga perumahan dan permukiman. Seluruh sektor tersebut masuk dalam indikator penilaian KKS yang terus diperkuat secara bertahap.

Selain itu, tatanan sehat mandiri juga menjadi fokus, terutama peningkatan kesadaran masyarakat dalam melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan agar perilaku hidup bersih dan sehat semakin kuat di lingkungan sehari-hari.

“Kesadaran masyarakat untuk cek kesehatan masih perlu ditingkatkan. Ini menjadi bagian penting dalam membangun perilaku hidup bersih dan sehat,” ujarnya.***

(Slamet Febriansyah)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Fahmidh Dhuha: Wacana “Percepatan Sejarah” Jangan Jadi Spekulasi Politik

26 Agustus 2026 - 08:52 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Pemalang, Fahmidh Dhuha, SM., MM.

Jaga Kebugaran dan Kekompakan, Karyawan BRI Pemalang Main Sepak Bola Bersama di Sragi

13 Agustus 2026 - 17:42 WIB

Jaga Kebugaran dan Kekompakan, Karyawan BRI Pemalang Main Sepak Bola Bersama di Sragi
Trending di Pantura